Mental Agen Casino Liverpool Dipertanyakan Saat Hadapi Tim Besar

Mental Agen Casino Liverpool Dipertanyakan Saat Hadapi Tim Besar

Mental Agen Casino Liverpool Dipertanyakan Saat Hadapi Tim Besar -​​​​​​​​ Agen Casino Liverpool harus menerima hasil imbang setelah harapan menang Berita Bola mereka hilang seketika. Padahal pada babak pertama The Reds mampu unggul dengan skor telak 3-0 dan terbilang pasti menang. Namun Sevilla kembali membalas tiga gol juga dan membuat skor berubah menjadi 3-3. Banyak pihak saat ini mempertanyakan mentalitas para pemain Liverpool saat menghadapi tim besar.

Mental Agen Casino Liverpool Dipertanyakan Saat Hadapi Tim Besar

Hasil yang mengecewakan ini tentu semakin memperpanjang deretan kegagalan saat berlaga melawan klub besar. Bahkan di Liga Premier Inggris sendiri Liverpool juga kalah pada akhirnya saat bertanding dengan klub besar. Padahal diawal pertandingan mereka meraih persentase kemenangan lebih tinggi.

Sebagai contoh pada laga lalu saat The Reds bertemu dengan The Citizens. Mereka diratakan dengan skor telak. Tidak tanggung – tanggung skor 5-0 menjadi kekalahan Liverpool. Hanya lima hari jeda setelah kejadian tragis tersebut kembali lagi Liverpool gagal meraih kemenangan. Mereka tertahan imbang oleh Sevilla di Liga Champions.

Dihari yang sama The Reds juga bermain imbang tanpa gol sama sekali dengan Manchester United. Padahal mereka memiliki persentase penguasaan bola yang cukup baik. Yang terakhir Liverpool kembali kalah dengan memalukan dari Tottenham Hotspur. Sempat unggul sementara dengan skor 1-0 membuat Liverpool terlihat sebagai calon pemenang.

Namun sialnya sepanjang sisa pertandingan tersebut The Reds malah dibantai habis – habisan. Alhasil Liverpool kalah dengan telak dengan skor 1-4 dari Tottenham Hotspur. Kalah dengan skor 1-4 dari Tottenham Hotspur menambah deretan panjang kekalahan Liverpool dimusim ini.

Satu – satunya keberhasilan mereka menghadapi tim besar adalah saat Liverpool bertamu ke Stadium Anfield. Laga antara Liverpool kontra Arsenal berhasil dimenangkan oleh Liverpool. Dengan bangganya mereka pulang dari Stadium Anfield dengan skor telak 4-0. Ini membuat The Reds menjadi percaya diri untuk sesaat.

Sekawanbet Agen Bola Online Agen Casino Online Judi Bola Taruhan Bola Online Bandar Bola Indonesia Terpercaya

Sang manajer sekaligus pelatih Liverpool, Juergen Klopp memberikan tanggapannya terkait hal ini. Juergen Klopp memberikan bantahan terkait dengan isu yang beredar. Baru – baru ini banyak isu yang mengatakan bahwa mentalitas para pemain The Reds sangat buruk. Terlihat jelas saat menghadapi tim besar mereka hampir dipastikan kalah. Bahkan saat mereka hampir menang juga akhrinya Liverpool mengalami kekalahan.

Juergen Klopp berkata dalam sepakbola hal yang mustahil bisa saja terjadi. Menurutnya The Reds sudah memberikan hasil yang maksimal. Dimusim lalu saat berhadapan dengan Borussia Dortmund Liverpool mampu menang tipis dengan skor 4-3. Bahkan dilaga lain juga Liverpool mampu menang dari tim besar.

Hal yang lebih menarik lagi dari laga antara Liverpool kontra Sevill adalah Cuitan Twitter dari Wissem Ben Yeder. Setelah laga usai Wissem Ben Yedder berkomentar melalui akun resmi Twitternya. Yang membuat twitnya kelihatan menarik perhatian adalah dirinya me mention akun twitter resmi AC Milan. Seakan – akan Wissem Ben Yedder mengungkit kembali final Liga Champions tahun 2005 di Istanbul itu.

Sedikit informasi. Pada final Liga Champions 2005 itu mempertemukan Liverpool dengan AC Milan. AC Milan yang terlebih dahulu unggul dengan skor 3-0 disusul oleh Liverpool. Hasil laga tersebut imbang dengan skor 3-3 pada akhir pertandingan. Ini membuat AC Milan beserta supporternya terlihat begitu sakit hati. Pasalnya jalan AC Milan yang hampir mulus menjadi juara Liga Champions tersendat akibat The Reds berhasil menyamakan kedudukan.

Akhirnya laga tersebut berakhir dengan adu penatli dan Liverpool yang keluar sebagai juara. The Reds menang dengan drama adu penalti dengan skor 3-2. Ini semakin menambah rasa sakit hati AC Milan beserta para pendukungnya. Cuitan Wissem Ben Yedder ini seolah mengisyaratkan bahwa Sevilla telah membalas rasa sakit hati AC Milan 12 tahun silam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *